Sejarah Berdirinya Poliven

2014-01-07  08:30:40


Pendirian Yayasan Pendidikan Nanggroe Aceh yang disingkat Yayasan PENA merupakan prakarsa Gubernur Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Ir. Abdullah Puteh, M.Si dan Ketua DPRD Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Drs. Tgk. Muhammad Yus dengan Akte Notaris Nomor : 109 pada tanggal 29 Desember 2003.
Keseriusan ini dibuktikan oleh Gubernur bersama ketua DPRD Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dengan mengalokasikan dana sebesar Rp. 5.000.000.000,- (Lima Milyar Rupiah) pada tahun 2004 dan dengan dana ini Yayasan PENA memberli tanah seluas 4.08 Ha di Desa Cot Suruy Blang Bintang Kec. Ingin Jaya Kab. Aceh Besar.
Pada awalnya pengurus Yayasan membentuk (AAFNA) yang bertugas menyiapkan proposal untuk pendirian Akademi Agro Forestry Nanggroe Aceh (AAFNA) yang bertugas menyiapkan proposal untuk pendirian akademi tersebut yang terdiri dari 4 (empat ) jurusan yaitu, Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan serta Kehutanan.
Pada awal tahun 2005 kami menawarkan proposal pendirian AAFNA ini kepada sekjen Deplu RI dengan mempresentasikannya dalam suatu rapat di lantai II Dinas Pendidikan Provinsi NAD.
Dari hasil penelusuran kami pendidikan berbentuk Akademi tidak di perkenankan lagi. Dalam rapat-rapat intensif selanjutnya dengan pihak Deplu, Gubernur dan Pengurus Yayasan Pendidikan Nanggroe Aceh (Yayasan PENA) kami merancang kembali pendidikan ini dalam bentuk Politeknik.
Pada pertengahan tahun 2007 Deplu RI dengan Pemerintahan Venezuela menyetujui membantu pembangunan Politeknik ini yang masing-masing sebesar $ 2.000.000,- sehingga totalnya $ 4.000.000,-
Pada tanggal 31 Agustus 2007 dilakukan peletakan batu pertama oleh Sekjen Deplu, Bapak Imron Qotan Siregar, Wakil Gubernur Bapak Muhammad Nazar dan Kepala Perwakilan Kedutaan Republik Bolivaria Venezuela Ibu Maria Virginia Mezones. Pada bulan Juni 2008 barulah dimulai dilaksanakan pembangunan fisik Politeknik ini dan selesai pada bulan Juni 2009.
Peresmian Politeknik ini dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2009 oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Bapak DR. N. Hassan Wirajuda, Wakil Menteri Pendidikan Republik Bolivaria Venezuela Ibu Dr. Tibisay Cruz Hung Rico dan Gubernur Aceh, Bapak Irwandi Yusuf, dengan diberi nama Politeknik Indonesia Venezuela yang disingkat POLIVEN.

BERITA TERKINI