Pengaruh Perbedaan Wadah Terhadap Keberhasilan Pembenihan Ikan Maskoki (Carassius auratus)

2014-06-29  15:00:00


Ikan maskoki termasuk salah satu ikan hias yang sangat digemari oleh pencinta ikan hias karena karakteristiknya yang dapat memberi daya tarik tertentu dalam memenuhi kebutuhan psikis penggemarnya. Warna, bentuk tubuh dan sifat-sifat khusus dari kelakauannya merupakan faktor yang membuat ikan ini tampil menarik dan memiliki nilai estetika yang khas. Kelebihan yang dimiliki ikan maskoki ini telah mampu menyumbangkan mamfaat ekonomis bagi pelaku bisnis ikan hias, dikarenakan harganya yang relatif ekonomis dan permintaan pasar yang terus meningkat. Oleh karena itu ikan maskoki sebagai salah satu potensi sumberdaya perairan Indonesia dapat terus dikembangkan menjadi salah satu komoditas alternatif yang cukup penting dalam bidang perikanan budidaya.

Ikan maskoki dibudidaya pertama kali oleh masyarakat Cina tahun 960-1279, dan menjadi populer pada masa pemerintahan Dinasti Ming tahun 1368-1644, karena bentuk tubuhnya yang unik, selain itu juga menjadi komoditas ekspor yang dijual ke negara-negara lain (Liviawaty dan Aprianto, 1990). Secara morfologi, bentuk awal maskoki sama seperti ikan mas, karena jenis ikan ini berasal dari satu kerabat, akan tetapi maskoki tidak memiliki sungut di mulutnya. Maskoki termasuk jenis ikan yang sudah ada sejak lama atau bahkan bisa dibilang menjadi jenis ikan yang pertama kali dipelihara sebagai ikan hias.

Keberhasilan proses pemijahan maskoki sangat tergantung pada kondisi induk dan manipulasi lingkungan yang diberikan. Kecenderungan masalah yang sering dihadapi dalam proses pembenihan maskoki yaitu berkaitan dengan induk yang akan dipijahkan, dikarenakan kualitas benih maskoki yang dihasilkan sangat bergantung pada kualitas induk yang dibiakkan. Fenotip dan genotip induk menurunkan warna, bentuk badan bahkan daya imun kepada keturunannya. Semakin bagus kualitas induk, maka akan meghasilkan kualitas anakkan yang tidak jauh berbeda dengan indukannya. Kondisi lingkungan pemeliharaa dan pembudidaya juga menjadi faktor penting dalam proses pembenihan maskoki. Ketika kondisi lingkungan tidak mendukung, larva tidak dapat bertahan hidup dan pada akhirnya proses pembenihan akan berakhir dengan rendahnya tingkat kelulusan hidup anakan maskoki.

Pemijahan dan pemeliharaan ikan hias cenderung dilakukan di dalam wadah. Dengan demikian, kondisi lingkungan akan sangat tergantung dengan model wadah yang digunakan. Oleh karena itu, peneleitian ini bertjuan untuk melihat pengaruh perbedaan wadah yang digunakan terhadap keberhasilan penetasan ikan maskoki.

Pengaruh Perbedaan Wadah Terhadap Keberhasilan Pembenihan Ikan Maskoki(Carassius auratus)
Effect of the Tank Differences on the Successful of Goldfish (Carassius auratus) Breeding

Edy Miswar *1, Syukran 2, Safrita Heyu Anggriani 3

Unduh e-Book Jurnal melalui link di bawah ini.
e-Book: Pengaruh Perbedaan Wadah Terhadap Keberhasilan Pembenihan Ikan Maskoki (Carassius auratus)

PENELITIAN